anggota hamas kena sanksi AS

AS Sanksi 10 Anggota Hamas dan Jaringan Keuangannya Atas Serangan ke Israel

Posted on

ZULUBAZEAmerika Serikat yang pada Rabu 18 Oktober 2023 memberikan sanksi kepada 10 anggota Hamas dan jaringan keuangan-nya. Termasuk jariangan keuangan organisasi militan Palestina di Gaza, Sudan, Turki, Aljazair, dan Qatar. Hal itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan mendadak terhadap Israel yang menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas atau diculik.

Departemen Keuangan AS Tentukan Sanksi

Sasaran sanksi oleh Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan adalah anggota yang mengelola portofolio investasi Hamas. Meliputi fasilitator keuangan yang berbasis di Qatar yang memiliki hubungan dekat dengan rezim Iran. Kemudian juga seorang komandan Hamas, dan pertukaran mata uang virtual yang berbasis di Gaza.

Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan AS “mengambil tindakan cepat dan tegas untuk menargetkan penyandang dana dan fasilitator Hamas. Menyusul pembantaian brutal dan tidak berperikemanusiaan terhadap warga sipil Israel, termasuk anak-anak.”

 

Serangan Mendadak Hamas ke Israel

Serbuan mendadak Hamas ke Israel terjadi pada tanggal 7 Oktober 2023. Ketika itu kelompok militan tersebut menembakkan ribuan roket ke wilayah Israel dari Gaza.

Serangan ini mengejutkan banyak pihak, karena Hamas berhasil menghindari sistem pertahanan udara Kubah Besi milik Israel. Kelompok Hamas melakukakannya dengan menggunakan taktik yang canggih dan terkoordinasi. Hamas juga mencoba menembus perbatasan Israel dengan menggunakan paralayang, perahu, dan terowongan bawah tanah.

Gempuran itu menimbulkan korban jiwa yang besar di kedua belah pihak. Menurut otoritas kesehatan Israel, lebih dari 1.400 orang tewas akibat serangan roket, termasuk 300 anak-anak.

Sementara itu, menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 3.000 orang tewas akibat serangan balasan Israel. Termasuk juga dianataranya 800 anak-anak. Selain itu, lebih dari 500 orang diculik oleh Hamas dari wilayah Israel, termasuk 200 tentara.

 

Joe Biden Kutuk Serangan Hamas

Serangan Hamas ke Israel mendapat reaksi keras dari dunia internasional, terutama dari negara-negara Barat. Presiden AS Joe Biden mengutuk serangan tersebut sebagai “tindakan terorisme” dan “serangan terhadap kemanusiaan”. Ia juga menyatakan dukungan penuhnya kepada Israel untuk mempertahankan diri dan menghentikan serangan-serangan lebih lanjut dari Hamas.

Di sisi lain, negara-negara seperti Iran, Turki, Qatar, dan Malaysia menyatakan solidaritas kepada Hamas. Mereka juga mengecam Israel sebagai “penjajah” dan “pembunuh” yang harus dihukum atas kejahatan perangnya.

 

Tindakan AS Terhadap Jaringan Keuangan Hamas

Sebagai bentuk respons terhadap serangan Hamas ke Israel. AS mengambil langkah-langkah untuk memotong sumber pendanaan kelompok militan tersebut. Pada tanggal 18 Oktober 2023, Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada 10 anggota Hamas. Di dalamnya termasuk sanksi ke jaringan keuangan mereka di berbagai negara. Siapa saja yang terkana sanksi, kita akan bahas di bawah.

 

Daftar Target Sanksi AS

Muhammad Sarur, seorang anggota senior Hamas yang bertanggung jawab atas portofolio investasi kelompok tersebut. Dia juga merupakan pemilik Sarur Group of Companies. Sebuah konglomerat bisnis yang beroperasi di Sudan, Turki, Aljazair, Qatar, dan lainnya.

Kamal Abdelrahman Aref Awad, seorang fasilitator keuangan Hamas yang berbasis di Qatar. Dia juga merupakan anggota dari jaringan Al-Qassam Brigades, sayap militer Hamas. Kamal memiliki hubungan dekat dengan rezim Iran dan telah membantu mengirimkan dana dan senjata kepada Hamas.

Yahya Sinwar, seorang komandan Hamas yang memimpin sayap politik kelompok tersebut di Gaza. Orang ini juga merupakan anggota dari Dewan Politik Hamas, badan tertinggi kelompok tersebut. Yahya telah terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan-serangan terhadap Israel.

Al-Mutahidun Exchange, sebuah pertukaran mata uang virtual yang berbasis di Gaza. Pertukaran ini telah digunakan oleh Hamas untuk mengirim dan menerima dana secara anonim dan aman. Al-Mutahidun Exchange juga telah menyediakan layanan keuangan kepada anggota dan simpatisan Hamas lainnya.

 

Selain nama-nama itu, masih ada nama lain yang tak disebutkan di sini dan mendapatkan sanksi keuangan AS. Demikian ulasan mengenai AS yang sanksi 10 anggota Hamas dan jaringan keuangannya atas serangan ke Israel ini. Terimakasih banyak sudah terus membaca artikel di atas hingga selesai, semoga bisa memberikan perspektif baru. (redaksi: agen slot online )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *